Posted by : Unknown
Saturday, 17 October 2015
Title : Meet You Under Cherryblossom
Genre : Tentukan sendiri.. <(*.<) Tee hee
Pair : NaruHina
-----
Saat itu, aku melihat seorang gadis bersurai biru tua dibawah pohon sakura. Rambutnya yang diterpa angin, melambai-melambai dengan lembut. Aku hanya bisa terpesona dengan kecantikan paras gadis tersebut.
******
"Naruto-kuun!!"
Seorang gadis bersurai merah muda memanggil namaku. Aku menoleh ke arahnya. Kulihat ia berlari ke arahku sembari melambaikkan tangannya.
"Ada apa,Sakura-chan?"
Sakura, nama gadis tersebut. Aku memandangnya dengan tatapan kebingungan sembari menggaruk kepalaku yang tidak gatal.
"Sasuke-kun mencarimu.. Sekarang dia berada di ruang osis!"
Aku mengangguk pelan. Sakura berlari meninggalku terlebih dahulu. Sembari menghela nafas singkat, aku berjalan menuju ruang osis dengan tangan berada di saku celana.
*****
Sasuke menggebrak meja tepat dihadapanku. Dengan wajah polos seperti tidak bersalah, aku menatapnya sembari mengacak-acak rambutku sendiri. Sasuke menghela nafas singkat. Sudah pasti ia tau, jika aku benar-benar tidak mengerti apa kesalahan yang telah kuperbuat.
"Kau tidak tau apa kesalahanmu,kan?"
Aku mengangguk cepat. Sasuke hanya bisa memijit kepalanya sendiri sembari membuka dokumen yang ada di mejanya. Ia mengambil selembar kertas dan menunjukkannya padaku.
"Ini! Kau belum mengumpulkan data diri. Kau harus mengumpulkannya secepatnya!!"
Sasuke menatap ke arahku dengan tajam. Aku mengangguk cepat sembari meneguk ludah. Setelah itu, aku permisi keluar ruangan dan berlari ke arah kelas. Kulihat gadis yang pernah kutemui 3 tahun yang lalu. Ya,ternyata dia satu sekolah denganku. Dan yang membuatku terkejut, saat kenaikan kelas, aku mendapat kelas yang sama dengan gadis itu. Aku tersenyum ke arah gadis itu, dan gadis itu juga melakukan hal yang sama.
******
Kelulusan berada di depan mata, yang bisa kulakukan hanyalah belajar dan belajar. Kulihat ke arah jam di kamarku. Pukul 11.00 malam. Aku merenggangkan tulang-tulangku, kemudian berdiri dan berjalan ke arah dapur untuk menikmati makan malam bersama keluargaku.
"Ah,Naruto.. Kau sangat lama.."
Ibu menatapku sembari cemberut. Ayah yang melihat ekspresi ibu,hanya bisa tertawa kecil.
"Maafkan aku,ibu.. Akukan,harus berusaha untuk mendapat nilai yang baik"
Ucapku sembari tersenyum ke arah ibu. Ibu membalas senyumanku dengan senyuman hangat di wajahnya. Kami menikmati makan malam dengan keadaan yang bahagia.
******
Saat menerima ijasah, aku sangat bahagia karena aku dapat lulus dengan nilai yang memuaskan. Ketika aku melihat ke arah gadis itu, ia tampak sedih dan kecewa. Aku berjalan menghampirinya untuk memastikan keadaannya.
"Ada apa,Hinata??"
Gadis itu menunjukkan ijasahnya ke arahku. Dapat kulihat nilai yang sangat memuaskan bagiku. Namun, apa yang membuatnya sedih?
"Kalau aku mendapat nilai dengan rata-rata kurang dari 95, aku harus sekolah ke luar negeri,Naruto.."
Aku membuka mulutku tanpa dapat mengatakan apapun. Aku terkejut dengan ucapan yang baru saja ia katakan.
"Tapi,aku tidak ingin itu terjadi.. Karena aku tidak ingin berpisah denganmu, Naruto.."
Aku semakin tidak percaya dengan apa yang kudengar. Gadis ini, mengatakan hal seperti itu padaku. Aku seperti berada di alam mimpi yang indah.
"Aku serius,Naruto.."
Aku hanya bisa terdiam. Memandang gadis itu dengan tatapan kosong. Aku tidak merelakannya untuk belajar di luar negeri.
"Berapa lama kau akan belajar disana?"
"Hm,aku juga tidak tau"
Aku menghela nafas berat. Kemudian menggenggam tangan gadis itu dengan lembut.
"Aku akan menunggumu selama kau pergi kesana.."
Aku tersenyum ke arah gadis itu. Memang berat bagiku, untuk merelakannya pergi ke luar negeri. Karena selama kami berada di satu kelas, kami selalu bersama kemanapun kami pergi.
*****
Aku mengantar Hinata ke bandara. Hinata memelukku dengan erat. Aku hanya dapat mengelus lembut kepalanya.
"Aku pergi,Naruto.."
"Kutunggu kedatanganmu , Ojou-sama.."
Hinata berangkat ke bandara. Aku hanya dapat tersenyum pahit melihat kepergiannya.
******
Aku masih mengingat kejadian itu. Aku tersenyum memandang bunga sakura yang sedang mekar di bandara ini. Tempat ini, adalah tempat saat kami baru berjumpa. Yah,sudah berapa tahun ya setelah kepergiannya itu? Ah,aku ingat.. 5 tahun. Sudah 5 tahun aku menunggunya untuk kembali. Memang bodoh, karena kemungkinan ia akan kembali hanya 10 %. Aku terus menunggu.
Saat ku lihat ke arah pohon sakura itu, kutemukan sosok gadis itu berdiri disana. Rambutnya yang berwarna biru tua melambai-lambai dengan lembut.
"Aku kembali,Naruto.."
"Selamat datang, Ojou-sama"
----End----
